Espresso Dingin

Selama ini, saya selalu mendengar paling nikmat untuk meminum espresso adalah di saat panas. Namun, minggu lalu saya membaca bahwa espresso pun enak dinikmati di saat dingin.

Ini adalah sesuatu yang aneh menurut saya, pada awalnya. Namun saya mendapatkan opini ini dari 2 World Barista Champions (Gwilym Davies dan James Hoffman). Jika ada yang mengerti espresso, pasti mereka lah orangnya. Ditambah lagi, tulisan dan eksperimen mereka selama ini mengenai kopi dan barista selalu mendobrak status quo untuk industri kopi menjadi lebih baik.

Kembali pada espresso dingin. Saya memang tidak suka espresso yang terlalu panas. Seperti yang dibicarakan oleh James Hoffman, jika cangkir nya terlalu panas atau rasa nya belum stabil, namun espresso selalu saya tenggak tidak lama setelah diseduh.

Yang mereka sarankan untuk dicoba adalah espresso itu dibiarkan sehingga crema nya sudah mulai hilang dan suhunya mecapai sekitar suhu kamar. Sayangnya mereka bilang, espresso tersebut tentu nya harus dari kopi yang memang bagus dan enak dan perlu disiapkan dengan cara yang benar.

Sebagai penyeduh amatiran, saya masih perlu banyak belajar untuk bisa menikmati espresso dingin ini. Untuk espresso panas, hasil saya masih kurang lebih bisa saya nikmati. Namun untuk espresso dingin… Bukan berarti saya tidak berani mencoba… Setiap saya coba, selalu rasa nya tidak enak. Saya mengatakan “tidak enak” dengan nada ameliorasi!!

Apakah anda bisa menemukan kenikmatan dari espresso dingin? Saya ingin sekali mendengar pengalaman anda dengan eksperimen ini.

13 Comments

Filed under Eksperimen, Espresso

13 responses to “Espresso Dingin

  1. Pingback: Espresso Dingin.. Kuminum Akhirnya.. | Belajar Kopi

  2. saya sendiri belum pernah mencobanya mas! warung kopi saya masih tradisional jadi belum ada menu mewah begini :P

  3. salam kenal pak,

    pada saat ini seluruh dunia menilai rasa kopi dengan cara tubruk. Cara menyeduh kopi hanyalah proses terakhir. Yang penting adalah yang produk yang ditawarkan, selama kita bangga dengan apa yang kita sajikan. :)

    semoga sukses dengan warung kopi nya! Barangkali saya bisa main2 nyoba kapan2..

    A

  4. syarif

    salam kenal pak, dapet link blog-nya dari coffeecommunity ni. jadi tertarik buat reply..

    buat saya, coffee is best served hot! *coffee as in real coffee ya, bukan yg ud terkontaminasi gula dan susu..

    Klo espresso yg dibiarkan mendingin, weeew.. koq kayaknya melenceng dari nama “espresso” itu sendiri yah?

    tapi pernah sekali waktu, saya ngopi di coffeehouse langganan, dan karena ud hapal dengan pesenan saya, si owner pun lgs menebak “doppio espresso?” tapi lalu dia menawarkan cold doppio espresso.. karena penasaran, saya coba. dan yah, espresso double shot-nya dibiarkan dingin sejenak, lalu dimasukkan ke gelas yg sudah berisi es batu..
    taste-nya? aroma hampir menghilang, flavornya pun jadi aneh..
    hmmmh.. klo untuk selera, saya sama sekali tidak suka dengn cold espresso itu.. hanya karna curiosity saja..

    • Memang betul.. Saya pun berpendapat yang sama sebelum saya mendengar opini para juara barista dunia tersebut..

      Lucunya, untuk saya, saya tidak pernah menanyakan apa yang membuat kopi enak hanya di waktu panas. Setelah mencoba, dengan kopi yang enak dan ekstraksi yang bagus, ternyata saya suka suka saja.

      namun, kopi itu sangat subjektif.
      indah nya kopi.

    • hady

      satu kesalahan yang dilakukan barista nya…memasukkan es batu…jadinya cold americano dong, kopi encer…
      kalau mau jadi cold esspresso ya, pakai cangkir dingin yang dimasukkan ke freezer, suhu espreso turun tanpa penambahan volume..

      hady

  5. hi saidarief…
    kalau dingin yang anda maksud ‘tidak panas’ kalo buat saya no big deal, karena kebetulan saya bukan peminum kopi yang ekspress ala bule2 eropa sono :) jadi setiap ngopi di 1/4 cangkir pasti kopi saya sudah dalam keadaan dingin…dan masih nikmatttt

  6. pujianto santoso

    info bagus… salam kenal, saya pujianto dari blitar.
    trus terang saya buta sama sekali tentang kopi, saya mulai tertarik dengan kopi baru 1 bulan ini, gara2nya pas saya main di perkebunan kopi di blitar saya mendapatkan cerita tentang sejarah perkebunan itu, dulu adalah bekas milik orang belanda, dan anaknya bernama ANTONY FOKKER perancang pesawat terbang yg di kenal dengan pesawat jenis fokker ternyata lahir di perkebunan itu.setelah itu saya berburu info tentang kopi… dan alangkah terkejutnya saya bahwa kopi punya begitu banyak cerita. dan saya pun akirnya beli mesin espresso buat cina terus bonek buka cafe…trims infonya, sangat berguna untuk saya…moga anda tidak pernah bosan berbagi info dengan para pecinta kopi indonesia

    • Salam Kenal Pujianto,

      Wah menarik sekali bisa mampir ke perkebunan kopi.. Saya aja belum pernah kesampean.. Mudah2an secepatnya.. Buka kafe di blitar mas? Semoga sukses yah..

  7. Pingback: MASH-UP #5: Coffee Blogs | Kopi Keliling Project

  8. Permisi Om Arief, salam kenal… numpang masukin blognya di website kopi keliling :)

    {MASH-UP] Coffee Blogs | http://kopikeliling.com/news/mash-up-5-coffee-blogs.html via Kopi Keliling.

  9. salam kenal mas,

    saya pemula kopi, ketagihan dengan kopi2 di cafe2. cuman kalau di kota kecil ga ada cafe seperti cafe besar. jadi cari2 di gogel nemu komunitas kopi dan blog ini

    mau tanya kalau kopi Espresso dibuat di rumah harus pake mesin yah? saya iniging membuat caramel machiato, cari2 resep nya di internet mesti pake kopi Espresso.

    • sutrisno

      @bunga papan: espresso dibuatnya kudu pake mesin
      @ariefsaid: saya gak tau metode sayaa uda benar atau ngga.yg saya tau cuman dosing 18-20gr kopi dengan di grind di grinder N600,di brew pake Nuova Simonelli Oscar dengan waktu brewing 20-27detik.kalau diminum rada dingin,masih enak2 aja tuh.sournya lebih terasa.beberapa jenis kopi yg saya coba salah satunya mandailing specialty yg walaupun tidak tergolong segar,saya rasa ada sweet at last sip.dan long aftertaste. Hanya komen semampu lidah saya mas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s