Saya kemarin ini membaca buku. Di situ, saya membaca betapa susahnya seseorang untuk memulai menulis di buku baru. Karena di dalam buku baru yang kosong itu, kita melihat harapan akan pemikiran yang ingin kita paparkan. Semakin lama kita tunda untuk menulis di buku ini, semakin susah kita untuk memulai. Lebih karena ketakutan. Takut yang kita tulis tidak sesuai dengan harapan kita yang tinggi terhadap diri kita. Akhirnya lembaran buku kosong itu tidak tercoret selembar pun. Mimpi yang ingin kita tulis, hanya akan menjadi mimpi.
Semua karena ketakutan dari diri kita sendiri.
Lalu saya teringat blog ini. Kasusnya pun tidak berbeda. Saya punya mimpi dan harapan kenapa saya memulai ini. Namun terbengkalai karena ketakutan. Semakin saya mendalami ilmu di bidang kopi ini, semakin jelas banyak sekali yang saya tidak ketahui.
Namun apa yang telah saya pelajari, saya yakin bisa bermanfaat untuk yang lain. Dan itulah tujuan saya memulai blog ini. Harapan saya adalah blog ini justru membuat diskusi antara kita, pembaca dan penulis.
Jadi kalau kata buku yang saya baca tersebut, supaya buku baru itu terisi oleh pemikiran kita, coret’ halaman pertama nya. Penuh dengan coretan tak bermakna. Jadi apa pun yang kita tulis berikutnya akan punya makna yang lebih.
Ini lah halaman pertama saya setelah sekian lama.






